Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu
Sosialisasi program membangun sistem mitigasi konflik masyarakat dengan satwa liar di Pekon Tugu Ratu.

Oleh:
Muhammad Hidayatullah

Pernahkan terbayangkan seiring dengan perkembangan zaman yang kian pesat, turut membuahkan pegeseran terhadap pola atau tatanan kehidupan di tengah-tengah masyarakat.

Meskipun demikian, tak berlaku adil ketika pegeseran-pegeseran yang dimaksud hanya dinilai dari sisi negatif. Sehingga penilaian secara positif tetap harus diberikan.

Pegeseran pola atau tatanan kehidupan masyarakat tersebut, bisa dilihat di Pekon Tugu Ratu Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat.

Kondisi inipun diakui Peratin Tugu Ratu, Herlin yang sudah berjuang untuk menghadirkan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan seperti pemberdayaan.

  • Dampak dari Program Instan

Pegesera pola atau tatanan kehidupan di tengah-tengah masyarakat, salah satu pemicunya karena program-program yang terkesan diberikan secara instan atau kilat.

Kedatangan berbagai pihak yang membawa “Program Kilat, Terasa Lebih Menggoda”. Sehingga pada saat terdapat program yang diawali dengan pendampingan, berbuah sambutan dingin masyarakat.

Dampak dari pegeseran ini, dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan, tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara biasa. Sebaliknya, upaya luar biasa harus disiapkan.

Tentunya dengan menghindari program yang sifatnya “Give and Go” atau “Beri dan Pergi”. Karena bisa menjadi preseden kurang baik, terhadap program-program lain ke depannya.

  • Siapkan Langkah Program Pemberdayaan

Dengan perubahan pola atau tatanan kehidupan masyarakat ini, langkah dan upaya mesti disiapkan dalam melaksanakan program pendampingan dan pemberdayaan.

Kegiatan pemberdayaan mempunyai prinsip bagaimana untuk meningkatkan kemandirian, kualitas hidup dan partisipasif masyarakat secara berkelajutan.

Pendekatan yang lebih dekat, lebih sering dan lebih personal sangat diperlukan, karena pemberdayaan bukan sekadar memberi, tapi juga mendengar. Bukan sekadar mengajar, tapi juga belajar bersama masyarakat.

Sehingga tetap tumbuh semangat prinsip-prinsip pemberdayaan yang dibangun perlahan, dari kesadaran yang dipupuk bersama dan kepercayaan yang terbangun melalui kedekatan.

  • Menjalar Pada Berbagai Sektor

Pegeseran pola dan tatanan kehidupan masyarakat terlihat sudah menjalar pada sejumlah sektor. Seperti sektor petanian dan perkebunan, yang menjadi komoditas utama mendorong perekonomian masyarakat di Pekon Tugu Ratu.

Dewasa ini masyarakat lebih memilih pola perawatan dan pemanfaatan lahan yang instan, diantaranya dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berdampak pada keberlanjutan lahan itu sendiri.

Sementara, penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang dilakukan secara terus-menerus, berakibat buruk terhadap struktur dan kesuburan tanah yang menjadi modal utama masyarakat pada sektor pertanian dan perkebunan.

*Penulis merupakan Community Organizer (CO) Perkumpulan Ulayat Bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »