PARTICIPATORY Rural Appraisal (PRA), merupakan bagian penting dalam membangun sistem untuk mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar. Termasuk di Pekon Tugu Ratu, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Dimana PRA menjadi ruang bagi masyarakat untuk memetakan wilayah tempat mereka hidup, serta sumber daya alam (SDA) yang ada di sekitarnya.
PRA juga menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan Sustainable Livelihood dengan model pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang dapat mendukung penghidupan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui PRA, Perkumpulan Ulayat Bengkulu menggunakan pendekatan partisipatif dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam proses. Pengetahuan dan pengalaman masyarakat membantu memahami kondisi pekon, potensi, tantangan, serta sumber daya alam yang dimiliki.
Hasil PRA menjadi dasar dalam menyusun strategi pengurangan konflik manusia dan satwa liar yang sesuai dengan kondisi lokal. Pada akhirnya, tujuan dari proses ini adalah mendukung penghidupan masyarakat, menjaga sumber daya alam, dan menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara manusia dan satwa liar.
