PEKON/DESA bukan sekadar tempat tinggal. Desa merupakan ruang hidup yang dibentuk pengetahuan lokal, mata pencaharian, sumber daya, serta hubungan masyarakat dengan lingkungan.
Di Desa Banding Agung, Perkumpulan Ulayat Bengkulu memfasilitasi pemetaan berbasis masyarakat melalui Participatory Rural Appraisal (PRA). Masyarakat secara aktif mengidentifikasi dan memetakan berbagai ruang penting, seperti permukiman, lahan pertanian, perkebunan, hutan, sumber air, serta wilayah yang berpotensi menjadi lokasi interaksi antara manusia dan satwa liar.
Proses ini bukan sekadar membuat peta, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk berbagi pengetahuan, memahami perubahan lingkungan, serta mengidentifikasi tantangan dan prioritas mereka sendiri.
Hasil pemetaan menjadi gambaran nyata tentang pengetahuan dan kondisi masyarakat, sekaligus menjadi dasar untuk merumuskan upaya mitigasi konflik manusia dan satwa liar yang sesuai dengan kondisi lokal. Karena solusi yang berkelanjutan dimulai dari mendengarkan dan memahami masyarakat.
